Trending Topic

IAI Dalwa

Cerpen

Opini

Post Page Advertisement [Top]


Dilahirkan pada hari sabtu 4 April 1998, Abdurrahman Fahmi anak ke 2 dari 3 bersaudara ini sekarang bersekolah di Pondok Pesantren Darulllughah Wadda'wah, pria tinggi tegap dari pasangan Hadi dan Siti Aminah adalah salah satu dari sekian banyak santri berprestasi lainnya.
 Berkecimpung di dunia pidato berbahasa Indonesia maupun Arabic, pria ini kini sudah meraih banyak gelar piala ataupun medali. Fahmi, sapaan akrabnya, memulai khidmahnya kepada sang Ilahi dan Sang Murabbi di dunia dakwah pada tahun 2011 disebuah ajang yang diselenggarakan oleh Universitas Merdeka Pasuruan Jawa Timur, dan disaat itu pula sebuah gelar juara pertama pun diraih untuk yang kali pertama.
 Berlanjut kepada lomba-lomba berikutnya, berawal dari tingkat Kabupaten berlanjut ke jenjang Provinsi hingga Nasional pun disabet satu per satu. Rintangan  demi rintangan silih berganti hingga dia mampu melewati seluruhnya dengan tenang dan rapi sampai pada tahun 2012 pria kelahiran Banyuwangi ini mendapatkan gelar sebagai  “MACAN PROVINSI” oleh DR.Sholahuddin Wahid yang juga menjabat sebagai  pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang Jawa Timur.
Dan pada tahun setelahnnya sebuah gelar “DA'I MUDA TERBAIK” diraih yang diapresiasikan oleh DR.Taufiqi yang tidak lain adalah salah satu motivator ternama di Indonesia dan beliau sekarang menjabat sebagai Kepala Sekolah Pondok Pesantren An-Nur Murtadha II.
Jadwal yang padat, jam terbang yang banyak dan lomba –lomba yang kian hari selalu menuntuti hari-harinya membuat sebuah kata kalah ataupun menang itu sudahlah biasa jika terdengar ditelinga bahkan suatu ketika disaat dia mengikuti lomba yang bertajuk idul milad yang di adakan oleh  Pondok Pesantren Sidogiri, Fahmi pun tampil dengan Ferformance yang baik dan tenang. waktu pengumuman pun tiba dan Abdurrahman f/Redahmi pun tidak dapat hadir diacara pembagian hadiah dikarenakan ada sebuah keperluan mendadak di pondoknya.
 Beberapa saat setelah itu Fahmi pun langsung beranjak pergi ke tempat dimana acara itu dilaksanakan dan ternyata acara pun sudah berakhir dan panggung pun hampir selesai digarab habis. Fahmi pun bertanya kepada sebagian panitia “mas saya delegasi dari Dalwa, apakah acara pembagian hadiahnya sudah selesai?”  dan para panitia acara itu langsung memberikan berita itu kepada Abudurrahman Fahmi“ acaranya sudah selesai mas dan saya minta tolong untuk sampai kan salam kepada saudara kita Abdurrahman Fahmi bahwa dia telah juara I dalam acara ini”  sontak Fahmi pun langsung tersenyum dan hanya mengiyakan saja apa yang dikatakan oleh badan panitia dengan senyumannya yang khas hingga saat ini Fahmi pun tidak tau siapa yang menggantikannya disaat penerimaan hadiah.
 Jabatan  demi jabatan pun diemban olehnya diantaranya menjabat sebagai seksi HUMAS FORSIDA (Forum Silaturahmi Da'i Kabupaten Pasuruan ) selanjutnya Pengurus Harian IKADI ( Ikatan Da'i Muda Indonesia Wilayah Jawa Timur) dan dulu beliau pernah menjabat sebagai KETUA HIMKO JATIM ( Himpunan Ketua Osis Madrasah ), di pondok DALWA sendiri Fahmi menjabat sebagai ketua ABDAL (Aliansi Bina Santri Prestasi DALWA) dan seksi daurah DAN Dakwah Aswaja
  Adapun pesan yang beliau berikan pada kawan santri, “pesan saya tidak perlu menunggu mahir untuk menjadi orang yang berani, namun anda tidak mungkin menjadi mahir  kalau anda tidak berani dan yang membedakan orang biasa dan mahir itu adalah sebuah keberanian. Dan  mungkin anda akan gagal ketika akan mencoba, namun anda sudah divonis gagal ketika anda dan kita semua tidak mencoba. Rafli FAUZAN/RED

| Designed by lpmdalwa |Privacy Policy Map
close