Trending Topic

Karya Santri

Bahasa Arab

Resensi

IAI Dalwa

Cerpen

Opini

Dalwa File

Event

Wawancara

Santri Berprestasi

Post Page Advertisement [Top]


Pada Ahad malam, 22 Rajab 1439/ 8 April 2018 kemarin, ORSADA (Organisasi Santri Darullughah Wadda’wah) kembali menghadirkan warna baru untuk Dalwa, yaitu komunitas Al-Qudwah. Dengan membaca ummul furqon, Al-Qudwah diresmikan langsung oleh Al-Ustadz Hasan Bashri Muhammad, M.Pd.I. dan didampingi oleh Al-Ustadz Ismail Ayyub, M.Pd.I.
Komunitas rintisan Maulana Syafi’i (Kalimantan Selatan) ini adalah sebuah himpunan santri Dalwa yang bergerak dalam pengembangan tilawatil Quran, khususnya seni baca al-Quran (qiroah mujawwadah). Selain pendalaman ilmu Tajwid, tentunya Al-Qudwah juga menitikberatkan anggotanya dalam pengayaan naghom (irama) dalam membaca al-Quran, seperti bayyati, hijaz, nahawand, dll.
Meskipun baru diresmikan, Al-Qudwah sudah mempunyai lebih dari 200 keanggotaan yang bukan hanya terdiri dari santri Dalwa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan kamboja.
Saat ini, Al-Qudwah sedang menggarap pembuatan Album Tilawatil Quran yang insya Allah akan dirilis pada Syawal mendatang, serta pembuatan video-video tilawatil Quran yang akan ditayangkan di televisi-televisi swasta pada Ramadhan ini. Dan pada tanggal 2-4 Mei 2018 kemarin, Al-Qudwah menyelenggarakan MTQ (Musabaqoh Tilawatil Quran) pertama dan Haflatul Qiroah untuk qori-qori muda Dalwa, dan insya Allah akan menjadi ajang tahunan dalam rangka penyaluran minat dan pengembangan bakat para pecinta al-Quran di Dalwa.
Untuk memaksimalkan efektivitas kegiatan, rencananya akan dibentuk dua kamar khusus untuk anggota Al-Qudwah yang berlokasi di Dalwa 4 (bangunan baru) di bawah binaan Al-Ustadz Edi Mahmud dan Al-Ustadz Bahruddin. Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dibentuk himpunan cabang Al-Qudwah di lokasi Dalwa 2 dan Dalwa 3.
Al-Qudwah adalah akronim dari Ahlu Qurro’ Darullughah Wadda’wah, yang artinya adalah “Himpunan Keluarga Qori’ Darullughah Wadda’wah.” Kata Al-Qudwah sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya panutan. Dengan harapan, Al-Qudwah bisa menjadi panutan, inspirasi, dan motivasi untuk semua dalam semangat mendalami dan mempelajari beragam ilmu-ilmu al-Quran, khususnya ilmu seni baca al-Quran. By: Ibn Syam’s En-Neija

| Designed by lpmdalwa |Privacy Policy Map
close
Banner iklan disini