Pendaftaran online dauroh romadhan 1440 / 2019 di ponpes dalwa telah dibuka untuk umum, dari tgl 1 sya'ban - 15 sya'ban 1440 H / 7 april -21 april 2019 M , kuota terbatas. sekian terima kasih!

Karya Santri

Bahasa Arab

Resensi

IAI Dalwa

Cerpen

Opini

Dalwa File

Event

Wawancara

Santri Prestasi

Post Page Advertisement [Top]

DalwaIAIDalwalpmdalwaNewsRangga

Seminar Jurusan Ahwalul Syakhsiyah Bahas Kebangkitan Syariat Islam | LPM Dalwa | Dalwa

Foto oleh Zulqarnaen
Bangil,Dalwa Berita- (01/03/2019) Himpunan Mahasiswa Jurusan Ahwalul syakhsiyah  (HMJ AS) masa jabatan 2018-2019 mengadakan proker terakhirnya. Dengan mengadakan seminar dengan 3 sesi acara. Sesi pertama adalah peresmian UKM Faroid Study oleh Ka’ PRODI AS, Ustadz Shalahuddin Hasyim. Dimana unit kegiatan mahasiswa ini dimotori oleh mahasiswa AS.
Sesi kedua diisi seminar dengan tema, “Eksistensi Hukum islam Indonesia di era 4.0”. Yang mana pada kali ini, pemateri seminar adalah ustadz Makki lazuardi, L.c, pakar bahasa Arab Ponpes Dalwa, yang juga lulusan terbaik Fakultas Hukum di Universitas Al Ahqof, pada masanya.
Di dalam pemaparannya, beliau terlebih dahulu mengkaji tentang Kitab Al-Islam Syariah Fi kulli zaman wal makan, yang di dalamnya membahas mengenai karakteristik syariat islam. Beliau juga mengkaji tentang perkataan guru besar filsafat Harvard University America, -William Ernest Hocking- “Agama bukanlah sebab kemunduran suatu bangsa, justru agama itu sendirilah menjadi sumber kemajuan”. Yang mana kajian ini bermula karena rancunya pemikiran sekularisme (disebutkan dalam kitab syariat islam shalihatun liltathbiq fi kulli zaman wal makan, karangan Dr. Qordowi).
Dilanjutkan pada sesi kedua, diadakan Kongres AD/ART HMJ AS yang melibatkan kurang lebih 70 peserta, yang tergabung dari mahasiswa jurusan AS, staff anggota BEM IAI DALWA, serta tamu undangan lainnya. Yang mana pada kali ini, sidang dipimpin oleh saudara Zainurraziqin (pimpinan sidang 1), Ridwan Jakarta(pimpinan sidang 2), Sekretaris(Roby kurniawan). Sidang pun dipenuhi rasa ketegangan, jenaka, dan berbagai rasa lainnya, yang menjadikan forum terasa kekeluargaan
 

Acara pun ditutup setelah nasehat penting dari Kaprodi AS, yang berisi ajakan para mahasiswa lebih giat lagi dalam belajar lagi. Agar kedepannya mereka dapat menjadi penguasa negeri yang bisa menerapkan syariat islam di negri ibu pertiwi ini. Dan juga doa langsung oleh beliau sendiri.Rangga Mangkoso/red

| Designed by lpmdalwa |Privacy Policy Map
close
Banner iklan disini