Trending Topic

IAI Dalwa

Cerpen

Opini

Post Page Advertisement [Top]

DalwahotIAIDalwalpmdalwaNewswildan

Walau Belum Dapat Hadir, Bupati Banyuwangi Tetap Apresiasi Silatnas BEM Pesantren Lewat Video Call



Bangil, Dalwa Berita- Dalam rangka menjalin silahturahmi dan memperkokoh eksistensi organisasi mahasiswa di segala bidang dalam konteks keagamaan dan kebangsaan. Sebuah organisasi yang diikuti oleh badan eksekutif mahasiswa (BEM) IAI Dalwa yaitu Halaqoh Bem pesantren se-Indonesia, mengadakan acara Silahturahmi nasional (Silatnas) untuk keanggotaannya.
                Acara yang diselenggarakan pada hari sabtu sampai senin (24-26/8/2019) di institut agama Islam Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi dihadiri oleh Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas S.Pd S.S M.Si. Rektor IAI Darussalam KH. Munif Syafaat LC. M.EI. anggota DPR RI Dr. Nihayatul Wafiroh M.A. Direktur konservasi energi kementerian ESDM Dr. Ir. Harianto, staf khusus menteri ESDM bidang POLHUKAM Drs, E. Widyo Sunaryo, ketua SPSI Jawa timur Ahmad Fauzi dan wakil presiden FSPPB Wawan Dermawan yang masing-masing dari tamu kehormatan tersebut menjadi pemateri dalam acara yang berlangsung selama tiga hari itu.
                Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas S.Pd S.S M.Si. meskipun belum dapat hadir dalam pertemuan yang diadakan di kota banyuwangi itu tetap berusaha mengapresiasi Silatnas BEM Pesantren 2019. Di hadapan ratusan peserta di dalam aula kampus IAIDA Blokagung, promotor nomor satu pariwisata Bumi Blambangan itu menyambut baik pertemuan perwakilan mahasiswa se-Indonesia tersebut.
"Saya kira ini sesuatu yang luar biasa. Saya ucapkan selamat datang di Banyuwangi kepada seluruh peserta BEM se-Indonesia," kata pak bupati melalui siaran Video Call saat sedang bertugas di Bali. Bupati Anas menyampaikan harapannya kepada mahasiswa, khususnya yang berada di lingkungan pondok pesantren. Revolusi Industri 4.0 saat ini mulai merambah berbagai sektor di Indonesia. Menurutnya, kesempatan tersebut harus menjadi momentum persiapan diri untuk menghadapi industrialisasi yang mengedepankan teknologi tinggi tersebut.
Presiden FSPPB Arie Gumilar, melalui Wawan Darmawan memaparkan “dalam era modernisasi saat ini, dunia industrial di Indonesia mengalami perubahan yang sangat signifikan. Saat ini, basis digital menjadi puncak perubahan dalam revolusi industri.Terutama dalam industri 4.0 yang saat ini menjadi kunci revolusi perekonomian masyarakat Indonesia. Yakni berupa model layanan dan bisnis berbasis keandalan dan produktivitas berkelanjutan. Dimana generasi muda yang akan menjadi tombak utama, dengan kemampuan SDM berbasis internetnya.”
“Dalam kegiatan sudah bagus karena mereka panitia sudah on time, untuk seminar sangat up to date sekali, walaupun seminar kurang dapat ke tema tapi sudah bagus karena menambah wawasan yang baru, dan untuk ta’aruf-an dan silaturahmi sudah bagus dan sudah Nasional banget, pokoknya semua kegiatan sudah dibungkus secara bagus.” Ungkap Aji Wahyudin sebagai salah satu peserta Silatnas dari IAI Faqih Asy'ari Kediri.
Dalam penyelenggaraan acara panitia Silaturrahmi Nasional Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia sangat semangat dan antusias dalam melaksanakan masing-masing tugasnya, pasalnya hal tersebut merupakan pengalaman pertama mereka dalam menjalankan kegiatan nasional ini. Dalam segala persiapan kegiatan mereka mendapatkan bimbingan dan pengawalan dari pengurus nasional Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia ungkap Busro Abadin Presnas Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia dan M. Sulthon Syafi'i Wapresma IAI Dalwa kepada kru Dalwa Berita saat sesi wawancara.Wildan/red.

| Designed by lpmdalwa |Privacy Policy Map
close